PKN 2026 Jadi Momentum Penguatan Reformasi ASN di Sumatera Utara
Trendingpublik.Com, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu langkah strategis itu terlihat dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 yang di buka Wagub Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (20/5/2026).
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, membuka langsung kegiatan tersebut sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta pelatihan. Dalam sambutannya, ia meminta peserta PKN agar mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing.
Menurut Surya, ASN memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi ASN harus berjalan secara berkelanjutan.
“Kita ingin menghadirkan birokrasi yang profesional, melayani, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mempercepat pembangunan daerah,” ujar Surya di hadapan peserta pelatihan.
Kegiatan PKN tersebut diikuti para pejabat administrator dan pimpinan perangkat daerah dari berbagai instansi pemerintahan. Sejak awal kegiatan, suasana pembukaan terlihat penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar.
Selain itu, Surya menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berbicara soal administrasi pemerintahan. Menurutnya, birokrasi modern harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Wagub Sumut dorong ASN Harus Adaptif dan Berorientasi Pelayanan
Dalam arahannya, Surya juga mengingatkan pentingnya penerapan nilai ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Ia menilai integritas, disiplin, loyalitas, profesionalisme, dan orientasi pelayanan harus menjadi budaya kerja di setiap instansi.
Di sisi lain, ia melihat tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik semakin tinggi. Masyarakat, kata dia, menginginkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan mampu memberikan solusi nyata.
Karena itu, ASN dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan inovasi dan pola kerja yang lebih efektif. Menurut Surya, birokrasi yang lambat dan kaku tidak lagi sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“ASN harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang mampu memberikan kepastian, kemudahan, dan solusi atas kebutuhan publik,” katanya.
Selain memperkuat kompetensi individu, Surya juga mendorong peserta pelatihan membangun jejaring kolaborasi antarinstansi. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
Peserta PKN Diminta Hasilkan Proyek Perubahan
Wagub Sumut menegaskan bahwa peserta PKN merupakan pemimpin terpilih di lingkungan kerja masing-masing. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan.
Lebih lanjut, Surya berharap peserta mampu melahirkan proyek perubahan yang implementatif dan terukur. Menurutnya, proyek tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen pelatihan semata, melainkan harus benar-benar diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.
Ia menilai proyek perubahan dari peserta PKN harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta percepatan pembangunan di Sumatera Utara.
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mencetak pemimpin birokrasi yang visioner dan siap menghadapi tantangan pemerintahan modern.
Dengan pelaksanaan PKN 2026 tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara optimistis kualitas ASN akan semakin meningkat. Selain itu, pemerintah daerah berharap birokrasi di Sumut mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, cepat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(rm/tp)






