Berita Trending, Terbaru,Terkini dan Terpercaya
MasukIndeks
Boltim  

Wakil Bupati Boltim Tekankan Pentingnya Penanganan Profesional Kasus Perempuan dan Anak

Wakil Bupati Boltim Argo Sumaiku membuka pelatihan manajemen kasus perlindungan perempuan dan anak di Kotamobagu
Wabup Boltim Buka Pelatihan Perlindungan Perempuan dan Anak
Advertisements

Trendingpublik.Com, Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu langkah itu terlihat dalam Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2026 berlangsung di Hotel Sutan Raja Kotamobagu yang dibuka Wakil Bupati Boltim, Rabu (20/05/2026).

Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Boltim menggelar kegiatan tersebut dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Selain tenaga kesehatan, kegiatan itu juga menghadirkan aparat pemerintah, kepolisian, pendamping sosial, hingga praktisi hukum.

Wakil Bupati Boltim, Argo V. Sumaiku, membuka langsung pelatihan tersebut mewakili Bupati Boltim, Oskar Manoppo SE MM. Dalam kesempatan itu, Argo membacakan sambutan tertulis bupati di hadapan peserta dan narasumber.

Menurut Argo, petugas layanan harus memiliki kemampuan profesional dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebab, persoalan yang muncul di lapangan semakin kompleks dan membutuhkan penanganan yang tepat.

“Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak cukup hanya bermodalkan niat baik semata. Kita memerlukan pendekatan yang sistematis, terukur, serta profesional agar penanganannya tepat sasaran,” ujar Argo.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan kapasitas petugas lapangan agar proses pendampingan korban berjalan maksimal. Dengan demikian, korban dapat memperoleh layanan yang cepat, aman, dan humanis.

Wakil Bupati Boltim Dorong Sinergi Antarinstansi

Argo juga meminta seluruh instansi terkait memperkuat koordinasi dalam menangani kasus perempuan dan anak. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama untuk menekan angka kekerasan di daerah.

Karena itu, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, aparat penegak hukum, hingga lembaga pendidikan untuk menyatukan langkah.

Di sisi lain, Argo menilai komitmen perlindungan anak juga berperan penting dalam mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak yang selama tiga tahun berturut-turut berhasil diraih Boltim.

“Mari kita bersama-sama menguatkan tekad, komitmen, dan bersinergi menyatukan langkah. Upaya mewujudkan masyarakat yang cinta anak ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” katanya.

Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh antusias. Para peserta terlihat serius mengikuti setiap materi yang disampaikan narasumber. Bahkan, sejumlah peserta turut berdiskusi mengenai tantangan penanganan kasus di lapangan.

Libatkan Berbagai Unsur Pelayanan

Sementara itu, Kepala Dinas P3A Boltim, Olfa Buntuan, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama dua hari, yakni sejak 20 hingga 21 Mei 2026.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai instansi dan lembaga. Di antaranya perwakilan Puskesmas, kantor kecamatan se-Boltim, UPTD P3A, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RS Pratama, Unit PPA Polres Boltim, pengacara, psikolog, hingga unsur pendidikan dari MTs Bongkudai.

Pada hari pertama, panitia menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai instansi. Kasie Pidum Kejari Kotamobagu, Wakil Bupati Boltim Argo V. Sumaiku, serta Dinas P3A Provinsi Sulawesi Utara turut memberikan materi kepada peserta.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Boltim berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kualitas pelayanan terhadap korban kekerasan. Selain itu, pemerintah daerah optimistis koordinasi lintas sektor akan semakin kuat sehingga penanganan kasus perempuan dan anak dapat berjalan lebih efektif dan profesional.

(rm/tp)