Trendingpublik.Com, Pasaman – Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar Evaluasi Pembangunan Pasaman 2026 di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat realisasi program, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkuat pelayanan publik pada triwulan kedua tahun anggaran.
Bupati Pasaman Welly Suhery memimpin langsung rapat tersebut. Wakil Bupati Parulian, Sekda Yudesri, dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir.
Dalam arahannya, Welly menegaskan seluruh OPD harus segera mengejar target pembangunan yang belum optimal sejak awal tahun. Ia memahami kepala OPD yang baru dilantik pada Januari 2026 masih beradaptasi, termasuk menyesuaikan perangkat kerja dan menyusun program prioritas.
“Memasuki triwulan kedua ini, seluruh OPD harus bergerak lebih cepat. Gunakan anggaran secara tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Welly.
Ia juga menegaskan setiap program harus memberi dampak langsung pada kebutuhan publik. Fokus utama meliputi pelayanan dasar, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi daerah.
Selain itu, Pemkab Pasaman memberi perhatian serius pada optimalisasi PAD. Welly menilai masih banyak potensi penerimaan daerah yang belum tergarap maksimal.
Karena itu, ia meminta OPD lebih inovatif dalam menggali sumber pendapatan baru. Langkah ini penting untuk meningkatkan kemampuan fiskal daerah. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan membahas potensi PAD bersama tim pendapatan untuk memetakan sumber yang belum teridentifikasi.
Welly juga menyoroti pengelolaan sampah. Ia menegaskan persoalan ini membutuhkan keterlibatan lintas sektor, bukan hanya satu dinas. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi agar penanganan lingkungan berjalan menyeluruh.
Di sektor ketahanan pangan, ia meminta OPD terkait aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Langkah ini bertujuan mempercepat dukungan program strategis bagi masyarakat Pasaman. (rdks-tp)












