Kesepakatan Damai Iran Belum Pasti, Harga Emas Bertahan Stabil di Perdagangan Asia

Grafik harga emas stabil dalam perdagangan Asia di tengah ketidakpastian geopolitik global
arga Emas Stabil di Tengah Ketidakpastian Global
Advertisements

Trendingpublik.Com, Ekonomi – Harga emas bertahan stabil dalam perdagangan Asia pada Rabu (13/5/2026). Investor memilih berhati-hati di tengah meredupnya harapan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Selain itu, pelaku pasar juga menunggu hasil pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 14-15 Mei 2026.

Data perdagangan menunjukkan harga emas terbaru spot turun 0,2 persen menjadi 4.705,50 dolar AS per ons pada pukul 08.39 WIB. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS justru naik 0,6 persen ke level 4.713 dolar AS per ons.

Baca juga: Penggeledahan Toko Emas Kotamobagu

Pada sesi sebelumnya, emas batangan melemah 0,4 persen akibat penguatan dolar AS dan tingginya data inflasi Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat investor emas menahan transaksi sambil menunggu arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Konflik Timur Tengah yang berkepanjangan juga ikut memengaruhi pergerakan harga emas. Gangguan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi global berbasis energi.

Analis pasar menilai ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor utama yang menopang harga emas. Namun, penguatan dolar AS membatasi kenaikan logam mulia tersebut.

Data terbaru menunjukkan indeks dolar AS naik tipis 0,1 persen setelah sebelumnya menguat 0,4 persen. Selain itu, inflasi konsumen AS tercatat naik 0,6 persen pada April 2026. Secara tahunan, inflasi meningkat menjadi 3,8 persen, tertinggi sejak pertengahan 2023.

Kenaikan inflasi tersebut dipicu lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah. Bahkan, inflasi inti juga berada di atas ekspektasi pasar.

Kini investor emas menantikan data indeks harga produsen AS untuk melihat arah inflasi dan peluang kebijakan suku bunga The Fed. Ekspektasi pemangkasan suku bunga pun mulai berkurang.

Sementara itu, logam mulia lainnya bergerak beragam. Harga perak spot naik 0,2 persen menjadi 86,78 dolar AS per ons. Di sisi lain, platinum turun 0,8 persen ke level 2.113,80 dolar AS per ons. (tp)