Trendingpublik.Com, Bolmut – Partai Golkar mulai mempersiapkan strategi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) 2018. Salah satu langkah yang dilakukan partai adalah menggelar survei popularitas dan elektabilitas sejumlah figur calon wakil bupati.
Ketua DPD Partai Golkar Bolmut, Karel Bangko, mengatakan bahwa partainya telah memetakan sejumlah tokoh potensial. Tokoh-tokoh tersebut berpeluang mendampingi dirinya pada Pilkada Bolmut 2018.
“Pilkada Bolmut memang masih akan berlangsung pada 2018. Namun, kami sudah mulai melakukan survei terhadap sejumlah figur sejak beberapa waktu lalu untuk melihat tingkat popularitas dan elektabilitas mereka di masyarakat,” ujar Karel Bangko, Senin (20/2/2017).
Menurut Karel, survei tersebut masih berada pada tahap awal. Meski demikian, partai akan memanfaatkan hasil survei sebagai bahan pertimbangan penting.
Selain itu, survei tersebut bertujuan mengukur tingkat penerimaan masyarakat terhadap para figur yang berpotensi maju dalam Pilkada.
Sejumlah Tokoh Masuk Pemetaan Golkar
Karel menjelaskan bahwa tim survei memasukkan sejumlah nama dari berbagai latar belakang. Sebagian nama berasal dari kader Golkar. Sementara itu, nama lainnya berasal dari kalangan nonkader.
Menurutnya, para tokoh tersebut memiliki pengaruh di tengah masyarakat. Karena itu, partai ingin mengetahui tingkat dukungan publik terhadap masing-masing figur.
Nantinya, partai akan menggunakan hasil survei untuk menentukan pendamping calon bupati. Selain itu, partai juga akan menjadikan hasil survei sebagai dasar dalam mengambil keputusan politik.
“Melalui survei ini, kami ingin mengetahui figur yang paling masyarakat inginkan untuk mendampingi saya dalam kontestasi Pilkada nanti,” katanya.
Beberapa nama yang mengikuti survei antara lain Suriansyah Korompot, Arman Lumoto, Tedi Pontoh, Juldin Bolota, dan Murianto Babay.
Karel menilai seluruh tokoh tersebut memiliki kapasitas yang baik. Selain itu, mereka juga memiliki pengalaman di bidang masing-masing.
Golkar Bangun Komunikasi Politik
Di sisi lain, Karel mengungkapkan bahwa Partai Golkar terus membangun komunikasi politik dengan sejumlah tokoh.
Menurutnya, komunikasi tersebut berlangsung dalam berbagai kesempatan. Baik secara pribadi maupun dalam kapasitas sebagai pejabat publik.
Selain menggelar survei, Partai Golkar juga berencana membuka penjaringan kandidat secara resmi dalam beberapa bulan mendatang.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari mekanisme internal partai. Setelah itu, partai akan menentukan pasangan calon yang akan bertarung pada Pilkada Bolmut 2018.
Selanjutnya, Partai Golkar akan mengusulkan sejumlah nama potensial. Kemudian, partai akan memberikan rekomendasi berdasarkan hasil evaluasi dan pertimbangan politik.
Konsolidasi Hingga Tingkat Kecamatan
Sementara itu, Karel menegaskan bahwa partainya terus memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat kecamatan.
Melalui konsolidasi tersebut, partai dapat menyerap aspirasi kader dan masyarakat secara langsung. Selain itu, partai juga dapat mengetahui figur yang memperoleh dukungan kuat di tingkat akar rumput.
“Kami terus memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan untuk mendengar suara dari bawah. Jika sudah ada keputusan resmi, tentu akan kami sampaikan kepada publik,” ujar Karel yang akrab disapa Papa Ikra.
Pada akhirnya, Partai Golkar berharap proses survei dan penjaringan dapat menghasilkan pasangan calon yang kuat. Dengan demikian, partai dapat mengusung figur yang memiliki dukungan luas dan mampu memenangkan Pilkada Bolmut 2018. (Har)












