Trendingpublik.Com, Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen itu tetap berlanjut hingga para ASN memasuki masa purna tugas. Sebagai wujud nyata, Pemkab Bolmut menggelar Sosialisasi taspen dan literasi Keuangan bagi ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) Tahun 2026.
Mewakili Bupati Bolmut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, membuka kegiatan tersebut di Coconut Resto & Cafe, kawasan Pantai Batu Pinagut, Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperhatikan kesejahteraan ASN. Perhatian itu tidak hanya diberikan saat ASN masih aktif bekerja. Pemerintah juga ingin memastikan para ASN menikmati masa pensiun dengan lebih baik.
Menurutnya, masa pensiun bukan akhir dari pengabdian. Fase tersebut menjadi awal kehidupan baru yang membutuhkan persiapan matang. Karena itu, setiap ASN perlu menyusun rencana sejak dini.
Ia mengajak para ASN menyiapkan administrasi dan mengelola keuangan secara bijak. Langkah itu akan membantu mereka menjalani masa pensiun dengan tenang, mandiri, dan tetap sejahtera.
“Persiapan yang baik akan membantu ASN menghadapi masa pensiun dengan lebih percaya diri sekaligus memberikan rasa aman bagi keluarga,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta mempelajari hak-hak pensiun, prosedur kepesertaan PT Taspen, serta mekanisme pencairan manfaat pensiun. Para narasumber juga menjelaskan setiap tahapan secara rinci.
Panitia turut menghadirkan materi literasi keuangan. Materi tersebut membekali ASN dengan pengetahuan tentang pengelolaan aset, perencanaan keuangan, dan strategi investasi yang sesuai menjelang pensiun.
Hadir dalam kegiatan itu Branch Manager PT Taspen Manado Agus Humaedi, Kepala KCP Bank Mandiri Taspen Kotamobagu Yuwita Tindage, HC GA Sector Head Chandra Setya Wijaya, AOP Bank Mandiri Taspen Kotamobagu Rizqiah Mardiana Kobandaha, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN peserta sosialisasi. (pik)












