Trendingpublik.Com, Bolmut – DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar reses di Daerah Pemilihan (Dapil) II. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Bolangitang Timur, Sabtu (29/02/2020).
Camat Bolangitang Timur, para sangadi, dan warga dari berbagai desa menghadiri kegiatan tersebut. DPRD Bolmut membuka dialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi.
Warga menyampaikan berbagai persoalan utama. Mereka menyoroti kondisi jalan desa dan jalan perkebunan yang rusak. Kerusakan ini menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Selain itu, warga mengeluhkan keterbatasan fasilitas sekolah. Beberapa sekolah dinilai belum memiliki sarana yang memadai untuk mendukung proses belajar.
Masalah drainase juga menjadi perhatian. Saat hujan turun, sejumlah wilayah mengalami genangan air. Kondisi ini mengganggu aktivitas harian masyarakat.
Petani Keluhkan Ketersediaan Pupuk
Petani di Bolangitang Timur mengungkapkan kesulitan mendapatkan pupuk. Mereka juga menghadapi harga pupuk yang tidak stabil.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada hasil pertanian. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini.
Warga meminta DPRD Bolmut tidak hanya mencatat aspirasi. Mereka ingin DPRD mengawal usulan hingga masuk dalam pembahasan anggaran daerah.
“Harapan kami, DPRD benar-benar memperjuangkan usulan kami sampai masuk dalam pembahasan anggaran daerah,” kata seorang warga.
Warga juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara hasil reses dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Pimpinan rapat, Drs Mulyadi Pamili, menegaskan bahwa reses merupakan tugas utama anggota DPRD. Ia menyebut kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menyerap kebutuhan masyarakat.
Mulyadi menjelaskan, DPRD akan membahas seluruh usulan dalam rapat internal. Selanjutnya, DPRD akan menyinkronkan usulan tersebut dalam pembahasan APBD.
“Kami akan menindaklanjuti semua aspirasi. Namun kami harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” ujar Mulyadi.
Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama. Karena itu, DPRD akan memprioritaskan program yang paling mendesak.
DPRD Bolmut menegaskan komitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat. Mereka akan mendorong program pembangunan yang berdampak luas.
Reses ini memperkuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Warga dapat menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung.
Melalui kegiatan ini, DPRD Bolmut ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat. Aspirasi warga tidak hanya dicatat, tetapi juga diperjuangkan hingga tahap penganggaran. (Randi)












