Mayweather vs Pacquiao 2 Terancam Batal, Pacquiao Beri Ultimatum 24 Jam

Floyd Mayweather dan Manny Pacquiao jelang pertarungan ulang tinju
Mayweather vs Pacquiao 2 Ultimatum 24 Jam
Advertisements

Trendingpublik.Com, Sport – Ketegangan jelang duel ulang Mayweather vs Pacquiao 2 kian memanas setelah Manny Pacquiao melayangkan ultimatum tegas kepada Floyd Mayweather. Laga yang digadang-gadang menjadi salah satu pertarungan tinju paling menguntungkan secara finansial itu kini berada di ambang ketidakpastian.

Ultimatum Pacquiao ke Mayweather

Manny Pacquiao secara langsung menekan Floyd Mayweather untuk segera memberikan kejelasan terkait status pertarungan. Ia menegaskan bahwa kedua pihak telah menandatangani kontrak untuk duel profesional, bukan sekadar laga ekshibisi.

“Saya rasa dia takut kalah. Rekor itu adalah segalanya bagi dia. Jika itu hilang, apa lagi yang bisa dia banggakan?” ujar Pacquiao.

Pernyataan ini mempertegas sikap kubu Pacquiao yang ingin memastikan pertarungan berjalan sesuai kesepakatan awal.

Masalah utama muncul setelah Floyd Mayweather menyebut duel tersebut sebagai pertandingan ekshibisi. Pernyataan ini langsung memicu polemik karena bertentangan dengan klaim pihak Pacquiao.

Rencana pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September di Las Vegas Sphere pun terancam batal. Publik mulai mempertanyakan keseriusan Mayweather untuk kembali ke ring profesional.

Floyd Mayweather belum kembali bertarung secara profesional sejak mengalahkan Conor McGregor pada Agustus 2017. Setelah itu, ia lebih sering tampil dalam laga ekshibisi melawan berbagai figur, termasuk Logan Paul.

Meski berstatus non-resmi, laga-laga tersebut tetap menghasilkan pendapatan besar. Hal ini memperkuat anggapan bahwa Mayweather lebih memilih jalur aman tanpa mempertaruhkan rekor sempurnanya.

Batas Waktu 24 Jam dari Promotor

CEO Manny Pacquiao Promotions, Jas Mathur, mempertegas tekanan dengan menetapkan batas waktu 24 jam untuk menyelesaikan konflik. Tenggat itu jatuh pada 14 April dan menjadi penentu masa depan duel ini.

Mathur menyebut peluang finansial dari pertarungan ini sangat besar. Bahkan, ia menilai potensi pendapatan laga ini bisa melampaui penghasilan Mayweather dalam lima tahun terakhir.

Ia juga menegaskan bahwa kedua pihak sebenarnya sudah mencapai kesepakatan kontrak dan berharap Mayweather mengambil keputusan rasional.

Pertarungan pertama Mayweather vs Pacquiao pada 2015 mencetak sejarah sebagai salah satu laga tinju dengan pendapatan terbesar sepanjang masa. Fakta ini membuat duel ulang sangat dinantikan oleh penggemar di seluruh dunia.

Namun, ketidakjelasan status pertandingan saat ini memunculkan spekulasi. Sebagian penggemar meragukan apakah duel ini akan benar-benar berlangsung sebagai pertarungan profesional.

Kini, semua sorotan tertuju pada keputusan Floyd Mayweather. Ia menghadapi pilihan besar: kembali ke ring profesional dan mempertaruhkan rekor 50-0, atau tetap bertahan di jalur ekshibisi yang lebih aman secara risiko.

Jika Mayweather tidak merespons ultimatum tersebut, peluang pembatalan duel semakin besar. Situasi ini membuat masa depan Mayweather vs Pacquiao 2 masih penuh tanda tanya. (rdks-tp)