LKPJ Bolmut 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen

Bupati Bolmut menyampaikan LKPJ 2025 di DPRD
LKPJ Bolmut 2025 di Rapat Paripurna DPRD
Advertisements

Trendingpublik.Com, Bolmut – DPRD Bolaang Mongondow Utara menggelar Rapat Paripurna untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026).

Dalam sidang tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, memaparkan langsung capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berhasil mendorong tren pembangunan yang positif, meskipun masih perlu memperkuat beberapa sektor strategis agar pembangunan semakin inklusif dan berkelanjutan.

“Secara umum indikator makro daerah mengalami peningkatan, meski kami masih perlu memperkuat beberapa aspek penting,” ujar Sirajudin.

Pemerintah daerah mencatat peningkatan signifikan pada sektor pembangunan manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bolmut tahun 2025 mencapai 72,28 poin, naik dari 71,66 poin pada tahun sebelumnya.

Kenaikan ini mencerminkan perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Program prioritas yang berjalan selama 2025 turut mendorong capaian tersebut.

Di sektor ekonomi, pemerintah mencatat pertumbuhan sebesar 5,29 persen, meningkat dari 5,12 persen pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat terus berkembang.

Namun, kontribusi ekonomi Bolmut terhadap provinsi sedikit menurun dari 1,89 persen menjadi 1,88 persen.

Pemerintah juga berhasil menekan angka kemiskinan menjadi 7,15 persen dari sebelumnya 7,88 persen. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,07 persen dari 4,10 persen.

Pada saat yang sama, tingkat ketimpangan yang diukur melalui gini ratio membaik dari 0,345 menjadi 0,338.

“Perbaikan ini menunjukkan bahwa program pembangunan mulai menjangkau masyarakat secara lebih merata,” jelas Bupati.

Dari sisi keuangan, pemerintah menetapkan target pendapatan daerah sebesar Rp610,7 miliar pada tahun 2025. Realisasi pendapatan mencapai Rp609 miliar atau sekitar 99,72 persen dari target.

Capaian ini menunjukkan pengelolaan pendapatan daerah berjalan efektif dan sesuai perencanaan.

Sementara itu, pemerintah mengalokasikan belanja daerah sebesar Rp633 miliar dan merealisasikan Rp590,3 miliar atau sekitar 93,26 persen.

Meski serapan anggaran tergolong baik, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas belanja daerah.

Ia meminta seluruh perangkat daerah agar tidak hanya mengejar penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ke depan, kami harus memastikan belanja daerah lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati Sirajudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang aktif berpartisipasi dalam perencanaan hingga pengawasan pembangunan. Ia juga mengapresiasi DPRD Bolmut atas dukungan, kritik, dan masukan yang terus diberikan.

“Kritik, saran, dan masukan dari DPRD serta masyarakat sangat penting untuk menjaga arah pembangunan tetap sesuai tujuan,” tutupnya. (Pik)