News  

Libur Imlek 2026: Penumpang Kereta Api Melonjak 21.440 Orang dari KAI Jakarta

Penumpang kereta api memadati stasiun saat Libur Imlek 2026 di Jakarta
Lonjakan Penumpang Kereta Api Libur Imlek 2026
Advertisements

Trendingpublik.Com, JAKARTA – Momentum Libur Imlek 2026 kembali mendorong lonjakan penumpang kereta api di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta. Pada Senin (16/2/2026), KAI Daop 1 Jakarta mencatat jumlah penumpang berangkat mencapai 21.440 orang, jauh lebih tinggi dibandingkan hari normal.

Lonjakan penumpang selama Libur Imlek 2026 menunjukkan tingginya minat masyarakat menjadikan kereta api sebagai moda utama perjalanan jarak jauh. Masyarakat memilih kereta api karena menawarkan kenyamanan, ketepatan waktu, serta harga tiket yang relatif stabil.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya telah memprediksi peningkatan jumlah penumpang sejak awal periode libur panjang.

“Penumpang naik signifikan hingga 53,8 persen dibandingkan hari biasa,” ujar Franoto dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).

Meski jumlah penumpang meningkat tajam, KAI Daop 1 Jakarta tetap menjamin ketersediaan tiket bagi masyarakat yang ingin bepergian selama Libur Imlek 2026.

Sejak pagi hari, KAI mencatat peningkatan aktivitas penumpang di sejumlah stasiun utama. Arus keberangkatan tampak padat, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi.

Pada hari yang sama, KAI Daop 1 Jakarta mencatat 21.440 penumpang berangkat, sementara 29.275 penumpang tiba di wilayah operasional Daop 1 Jakarta. Data tersebut merupakan akumulasi perjalanan dari berbagai stasiun besar.

Franoto menjelaskan bahwa pola lonjakan penumpang ini selalu muncul setiap Libur Imlek. Masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung maupun berwisata.

“Libur panjang mendorong pergerakan masyarakat. Kereta api tetap menjadi moda favorit karena nyaman dan minim hambatan perjalanan,” jelasnya.

Selama Libur Imlek 2026, empat stasiun di wilayah KAI Daop 1 Jakarta mencatat jumlah keberangkatan penumpang tertinggi. Stasiun Pasar Senen menempati posisi teratas dengan 8.655 penumpang, disusul Stasiun Gambir dengan 6.464 penumpang.

Sebanyak 3.188 penumpang berangkat dari Stasiun Bekasi, yang mencerminkan tingginya mobilitas warga penyangga ibu kota. Sementara itu, Stasiun Jatinegara melayani 1.477 penumpang. KAI menilai distribusi penumpang berlangsung relatif merata sehingga petugas dapat mengelola kepadatan dengan baik.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan sembilan perjalanan kereta api tambahan. Seluruh kereta tambahan tersebut berangkat dari Stasiun Gambir menuju berbagai kota tujuan utama.

Selama periode libur ini, penumpang kereta api paling banyak memilih sejumlah kota besar di Pulau Jawa sebagai tujuan perjalanan. Kota dengan permintaan tertinggi meliputi Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.

Kota-kota tersebut menarik minat penumpang karena menawarkan destinasi wisata, pusat keluarga, serta akses transportasi yang mudah. (rdks-tp)